Panduan Membuat Rumah Kucing Sendiri yang Sederhana dan Unik

fpenet – Kucing adalah salah satu jenis hewan peliharaan yang cukup digemari banyak orang. Bukan hanya karena menggemaskan sikap maupun tubuhnya, rupanya kucing juga mampu memberi suasana menyenangkan serta dapat menjadi teman dekat kita. Akan tetapi, tak sedikit juga orang menghindar dari hewan karnivora tersebut lantaran memiliki alergi atau alasan lainnya.

Apabila Anda memiliki kucing dan berkeinginan untuk membangunkannya sebuah rumah, maka pada kesempatan ini kami akan sajikan khusus bagi Anda informasi mengenai cara membuat rumah kucing secara DIY. Simak informasinya sampai habis, ya!

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

  1. Kardus bekas berukuran sedang atau besar (Sesuai dengan ukuran & jumlah kucing)
  2. Selotip bening
  3. Kaos & kain bekas
  4. Jarum pentul

Cara Membuat Rumah Kucing Sederhana dan Unik

Selah bahan dan alat di atas sudah tersedia kini saatnya membuat dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut.

  1. Rekatkan seluruh lidah kardus dengan selotip dengan menyisakan satu lubang bagian atas kardus sebagai pintu keluar masuk hewan.
  2. Masukkan kardus ke dalam kaos bekas yang telah disiapkan hingga pada bagian leher, kemudian bagian atas kardus akan membentuk lubang kerah dimana akan berfungsi sebagai pintu.
  3. Setelah itu, tusukkan jarum pentuk ke beberapa bagian bawah baju yang kainnya menjuntai agar terlihat lebih rapi.
  4. Rapihkan bagian lengan dengan cara memasukannya dalam lubang lengan itu sendiri.
  5. Beri kain bekas atau selimut (Opsional) di dalam kandang agar si meong merasa hangat dan nyaman.
  6. Rumah kucing DIY sudah siap dipakai!

Tips Merawat Rumah Kardus 

Lantaran rumah kucing terbuat dari kardus yang notabene tidak cukup kokoh dibanding bahan besi atau kayu, maka Anda harus pandai-pandai merawatnya. Untuk itu, berikut kami berikan beberapa tips agar rumah meong berbahan dasar kardus lebih awet pemakaiannya serta aman bagi penghuninya.

1. Buanglah kotoran secara rutin

Ya, kotoran di dalam kandang biasanya berasal dari feses maupun dari sisa-sisa kotoran yang menempel di tubuh piaraan, seperti makanan, tanah, dan lain-lain. Rutinlah membuang kotoran-kotoran tersebut dari kandang agar kebersihannya terjaga.

Apabila Anda menunda-nunda membuang kotoran maka itu bisa berakibat fatal karena penyebaran kuman atau virus bisa lebih cepat. Tidak mau kan meong kesayangan atau Anda justru terserang penyakit?

2. Perhatikan sirkulasi udaranya

pastikan kandang memiliki sirkulasi udara yang memadai sebab ini berkaitan erat dengan oksigen sebagai sumber pernafasan hewan. apabila sirkulasi tidak terjaga dengan baik maka ruangan dalam kandang bisa terasa pengap dan tak nyaman bagi piaraan. 

3. Semprotkan cairan desinfektan

sesekali tidak ada salahnya menyemprotkan cairan desinfektan pada kandang. akan tetapi, perhatikan volume penyemprotannya. Pasalnya, kandang terbuat dari kardus sehingga bisa mudah rusak jika disemprot secara berlebihan. 

apabila selesai disemprot, pastikan kandang terkena cahaya matahari atau angin agar lekas mengering dan siap digunakan kembali.

4. Gantilah pasir bila Anda menaruhnya di dalam kardus

apabila Anda menaruh pasir di dalam kandang, maka perhatikan waktu pergantiannya. sebab, selain dari feses atau kotoran lain, pasir juga bisa menjadi sumber munculnya kuman maupun bakteri.

5. Mandikan piaraan secara berkala

Selain kandang, Anda juga harus memperhatikan kebersihan tubuh kucing dengan cara memandikan atau grooming. Mandikan kucing secara berkala agar kadang dan tubuhnya bisa senantiasa bersih.

Baca Juga : Cara Membuat Oralit Sendiri untuk Atasi Diare, Mudah Dipraktikkan!

Demikian itulah informasi seputar cara membuat rumah si meong sederhana namun tetap fungsional. Tidak sulit dicoba, kan?. Mari segera buat rumah untuk piaraan kesayangan Anda agar mereka senang dan Anda juga ikut senang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *